Ternyata Semut Itu Buta

semut buta blognya erwin miradiSemut adalah binatang yang sedari kita kecil telah menjadi simbol dan contoh budaya antri dan kerjasama. Mereka hidup dalam jumlah yang sangat besar, dan mereka “bergotong royong” untuk setiap makanan yang akan mereka bawa kembali ke sarangnya. Ketika melihat mereka berjejer dalam satu garis, pernahkah terpikir oleh Anda bahwa mereka adalah binatang yang buta?
Ya, sebagian besar bangsa semut adalah binatang yang tidak dapat melihat. Kepala semut dilengkapi dengan banyak organ sensor yang membantu mereka mengenali keadaan di sekelilingnya tanpa harus melihat. Hanya sebagian kecil spesies semut yang dapat melihat, tapi penglihatan mereka pun sangat buruk.
Mata mereka mempunyai bentuk seperti kebanyakan insekta lainnya (mata yang tersusun dari banyak lensa kecil), yang memang dapat mendeteksi pergerakan dengan baik, tapi tidak dengan resolusi yang tinggi. Maka dari itu, semut sangat bergantung kepada dua antena yang ada di kepalanya (“feelers”). Antena ini membantu mereka mendeteksi bahan kimia, keadaan udara, dan getaran di sekitarnya. Antena ini juga digunakan untuk mengirimkan dan menerima sinyal dari semut lainnya melalui sentuhan.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s